Andalan

LANGKAH AWAL YANG BERARTI

JADILAH DIRIMU SENDIRI

YOU ARE THE BEST

Jadilah diri sendiri; Diri orang lain sudah ada yang memiliki.

— Oscar Wilde.

Inilah pos pertama di blog baru saya. Saya baru saja memulai blog baru ini, jadi ikuti terus untuk melihat konten lainnya. Berlangganan di bawah untuk mendapatkan pemberitahuan ketika saya mengeposkan pembaruan terbaru.

SELAMAT DATANG DI SEKOLAH BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sekolah merupakan rumah kedua bagi siswa setelah rumah yang sesungguhnya sehingga guru menjadi orang tua di sekolah yang tugasnya bukan hanya mengajar di kelas tetapi juga mendidik dan membentuk karakter siswa.

Kami adalah sekolah yang mungkin berbeda dengan sekolah pada umumnya. Kalau mungkin bapak atau ibu punya anak yang bersekolah di sekolah umum atau keagamaan suasananya dipastikan tidak sama dengan sekolah kami. Entah itu dari sisi siswanya ataupun gurunya. Di sini para guru diharapkan bisa menjadi role model bagi siswa baik dari segi penampilan, perkataan maupun prilaku. Guru juga harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada siswa agar siswa merasa terlindungi.

KAMI BUKAN BERBEDA TAPI KAMI SPESIAL

Pengertian kadang terlihat menjadi hal yang sepele dalam banyak  hal. Akan tetapi, pernahkah kita menyadari bahwa kesalahan dalam memahami arti atau pengertian suatu istilah tak jarang menimbulkan kekeliruan dalam kenyataanya?

Kekeliruan seperti di atas juga kerap terjadi pada dunia pendidikan khusus (ortopedagogik), misalnya saja kekeliruan dalam mendefinisikan kategori Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Ketika banyak orang salah mengartikan anak dalam kategori ABK, maka kemungkinan besar pelayanan yang diberikan akan salah juga.

Kebanyakan dari masyarakat memahami bahwa ABK sama dengan anak cacat (defective), anak penyandang ketunaan (handicapped children), dan anak luar biasa atau berkelainan (exceptional children). Padahal, konsep pengertian ABK jauh berbeda dengan tiga istilah lainnya. perbedaan dari ketiganya berimbas pada perbedaan bentuk pelayanannya.

Jika kita kembali pada perkembangan istilah anak yang menerima pelayanan khusus, kita akan mendapatkan perubahan istilah anak cacat menuju anak luar biasa, dan kini berubah lagi menjadi anak berkebutuhan khusus atau yang biasa disebut ABK. Mengapa sebutan untuk anak yang menerima pelayanan khusus terus berubah? Hal ini dikarenakan ruang lingkup anak yang menerima pendidikan khusus lebih dispesifikkan.

Dulu, istilah anak cacat digunakan untuk menyebut setiap anak yang berbeda dengan kebanyakan anak pada umumnya. Dan, setiap anak yang belajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) pasti dikategorikan ke dalam anak cacat.

Kemudian, istilah anak cacat berubah menjadi anak berkelainan atau anak luar bisa. Pada awalnya, perubahan istilah ini didasarkan pada penghalusan istilah. Meskipun istilahnya sudah berubah dan mengalami penghalusan, anak-anak yang mendapatkan layanan khusus di SLB tetap dikatakan sebagai anak berkelainan atau anak luar biasa.Baca:  Terapi untuk Anak Hiperaktif

Istilah ini bertahan cukup lama, akan tetapi masih banyak kalangan yang memahami bahwa anak yang bersekolah di SLB pasti anak cacat atau anak luar biasa yang lebih berkonotasi negatif. Padahal, jika kita amati lagi, tidak semua anak yang belajar di SBL adalah anak cacat atau anak luar biasa. Sebagai contohnya adalah anak-anak denga kesulitan belajar. Anak kesulitan belajar bukanlah anak yang memiliki kecacatan atau kelainan pada fisik maupun intelejensi mereka. Selain itu anak dalam kategori dengan  kecerdasan luar biasa tinggi dan memiliki bakat juga masuk dalam anak luar biasa yang tidak memiliki kelainan atau kecacatan.

Jadi, selain mengalami penghalusan, pergeseran istilah anak cacat menuju anak berkelainan atau anak luar biasa ikut mengalami pergeseran ruang lingkup. Jika istilah anak cacat meliputi anak-anak dengan keterbatasan fisik, anak luar biasa adalah anak-anak yang memiliki kemampuan kurang atau melebihi anak pada umumnya.

Untuk lebih menspesifikkannya lagi, muncullah istilah baru dalam dunia ortopedagogik untuk anak-anak yang menerima pelayanan khusus, yaitu Anak Berkebutuhan Khusus yang selanjutnya disebut ABK. Berbeda dengan dua istilah sebelumnya, penggunaan istilah ABK lebih spesifik pada kondisi anak dan proses interaksi yang harus dilakukan pada ABK.

Seorang anak dikatakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) apabila anak tersebut memiliki dua ketentuan berikut; (1) anak memiliki penyimpangan berarti dari anak pada umumnya (kurang atau melebihi anak pada umumnya), (2) penyimpangan tersebut membuat anak mengalami hambatan dalam kesehariannya, dan (3) karena hambatan tersebut seorang anak membutuhkan pelayanan khusus.

Jika ketiga ketentuan di atas ada pada diri anak, maka anak dikategorikan sebagai ABK. Jadi, ketika ada anak yang memiliki penyimpangan fisik maupun intelejensi tetapi tidak memiliki hambatan dalam kesehariannya, otomatis anak ini tidak membutuhkan pelayanan khusus dan tidak dikategorikan sebagai anak berkebutuhan khusus.

DISADUR DARI https://www.kartunet.com/memahami-istilah-anak-berkebutuhan-khusus-abk-1156/

PROFIL SEKOLAH KAMI

Sejarah Singkat Berdirinya SLB Negeri Sidomulyo. Dalam rangka untuk memberikan pelayanan pendidikan bagi Anak bangsa khususnya di Pulau Batam dan ini diamanatkan oleh UUD 1945 pasal 31 yang tidak membedakan anak bangsa yang normal dan yang belum mengalami keberuntungan.

pada tahun 2010 berdirilah SLB Negeri Sidomulyo sebagai perintis sekolah anak berkebutuhan khusus di Lampung Selatan, mengingat di lapangan ada anak yang mengalami kelainan yang butuh pelayanan pendidikan.
Pada awal berdirinya sekolah ini terdiri 4 lokal. Dimulai dengan murid sebanyak 2 orang kelas C (Tuna Grahita) dan 2 orang guru. Hingga saat ini tahun 2014 SLB Negeri Sidomulyo telah mempunyai 43 orang siswa, terdiri dari 35 siswa SDLB, 3 siswa SMPLB, 5 siswa SMALB dengan 15 orang tenaga guru dan beberapa orang pekerja sosial dan tenaga sukarela.
Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah :

  1. Visi Sekolah

Terwujudnya layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus secara optimal, dalam mengembangkan potensi peserta didik agar bertakwa dan mandiri.

  1. Misi Sekolah
  2. Menyelenggarakan layanan pendidikan yang bermutu.
  3. Memperluas kesempatan dan pemerataan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus yang mempunyai kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran.
  4. Mengoptimalkan potensi pesertadidik untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kecerdasan dan kemampuan yang dilandasi dengan ketakwaan.
  5. Mewujudkan kemitraan penyelenggaraan pendidikan khusus untuk kemandirian peserta didik.
  1. Tujuan Sekolah
  1. Menyiapkan peserta didik agar memiliki dasar-dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlaq mulia, serta ketrampilan sesuai potensinya.
  2. Menyiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan untuk bekal hidup mandiri.
  3. Membekali peserta didik dibidang olahraga, keterampilan, dan seni budaya untuk dapat berkompetisi
  4. Membekali peserta didik untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih lanjut
  5. Menyiapkan peserta didik agar dapat bersosialisasi di masyarakat.

Fasilitas SLB Negeri Sidomulyo
Saat ini SLB Negeri Sidomulyo telah menmpati gedung sekolah milik sendiri yang dilengkapi dengan sarana ICT untuk memudahkan akes ke dunia luar. Adapun fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh SLB Kartini adalah:
Ruang Belajar

Perpustakaan
Work Shop Keterampilan

Ruang UKS

Ruang Binadiri
pend. Jasmani Adaptif
Musholla

Program Ekstra Kurikuler
Pramuka
Renang
Pengenalan Lingkungan
Seni Tari :
Tata boga

Tata busana

JENIS BENTUK LAYANAN PENDIDIKAN
Tunanetra
Tunarungu
Tunagrahita (a.l Down Syndrome)
C : Tunagrahita Ringan (IQ=50-70)
C1 : Tunagrahita Sedang (IC=25-50)
C2 : Tunagrahita Berat (IQ<25
Tuna Daksa
D : Tunadaksa Ringan
D1 : Tunadaksa Sedang
Giften
Talented
Kesulitan Belajar
Lambat Belajar
Korban Penyalahgunaan Narkoba
Indigo
Autis

Satuan Pendidikan : TKLB, SDLB, SMPLB, SMALB, SMKLB

Ruang lingkup sentra pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus SLB Negeri Sidomulyo
Kelas Inklusif (TK,SD,SMP,SMA,SMK)
Kelas Olympiade (Akademik dan Telenta/bakat)
Kelas Keterampilan, Unit Produksi dan Kios Pemasaran
Guru (Akademik dan Keterampilan)
TIK/ICT (Teknologi Informasi Komunikasi)
Perpustakaan

Kegiatan Belajar Mengajar :
Menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Kegiatan Ekstrakurikuler :
Pramuka 1X seminggu
Pengenalan Lingkungan 1X seminggu
Seni Tari 1X seminggu
Olahraga Unggulan(SOIna) 1X seminggu
Kegiatan Tahunan :
Lomba Kreatifitas
Perayaan Hari Kartini
Pentas Seni
POPCADA

SOIna

O2SN,FLS2N OSN
Kegiatan Keagamaan :
Pembinaan Budi Pekerti dan Mental Spiritual
Kunjungan ke Tempat Ibadah
Peringatan Hari Besar Agama,

Setiap satu bulan sekali didadakan pengajian rutin

Kegiatan Sosial :
Kegiatan Amaliah pada bulan Ramadhan
Kunjungan ke Rumah Sejawat yang kurang mampu

Perkenalkan Diri Anda (Contoh Pos)

Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai